topmetro.news, Simalungun – Suasana penuh khidmat memenuhi Balai Bolon Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS) di Pematang Siantar, Selasa (20/1/2026), ketika acara Open House GKPS digelar. Kegiatan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Simalungun Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati.
Acara diawali dengan ibadah bersama dipimpin Pdt M Rumanja Purba STh MTh (Ephorus Emeritus GKPS Periode 2015–2020). Ibadah tersebut menjadi wujud ungkapan syukur yang tulus dan kebersamaan yang erat antara jemaat, serta antara gereja dengan masyarakat luas.
Selanjutnya, Ketua Panitia Open House GKPS Pdt Mannes Purba STh menjelaskan, bahwa tujuan pelaksanaan acara ini adalah untuk mensinergikan Tema GKPS Tahun 2026, ‘Gereja Na Sari, Martangkupas Janah Siboan Pasu-Pasu’, sehingga seluruh elemen gereja dan mitra dapat berjalan searah dalam melayani dan mengabdi kepada jemaat serta masyarakat.
Dalam sambutannya, Mixnon Simamora menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Simalungun yang tidak dapat hadir secara langsung karena sedang melaksanakan tugas dinas di luar kota.
Mixnon juga menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru 2026 kepada seluruh hadirin. Sekaligus memohon maaf atas janji-janji yang belum terpenuhi dan harapan yang belum sepenuhnya tercapai.
Lebih lanjut, Sekda mengajak jemaat GKPS untuk memberikan dukungan dan doa kepada Pemkab Simalungun, agar ke depan tetap menjunjung tinggi dan menerapkan nilai-nilai ‘Habonaron Do Bona’, sebagai landasan moral dan etika pemerintahan, dengan slogan ‘Semangat Baru Simalungun Maju’.
Kegiatan ‘open house’ berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Selain Sekda, acara ini juga dihadiri berbagai tokoh penting, antara lain Wali Kota Pematangsiantar Wesli Silalahi, Dr JR Saragih (mantan Bupati Simalungun), Badan Kerja Sama Antar Gereja (BKAG) Simalungun, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Simalungun, serta sejumlah pimpinan dan perwakilan OPD.
Melalui momentum ‘open house ini’, Pemkab Simalungun berharap sinergi dan kerja sama yang erat antara pemerintah daerah, GKPS, dan seluruh unsur terkait dapat terus terjalin.
Kerjasama ini diharapkan dapat mendukung pembangunan daerah, terutama dalam menjaga kerukunan umat beragama serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan persatuan di tengah masyarakat Simalungun.
sumber | RELIS

